Tips dan Trik Menabung Secara Sistematis

Tips dan trik menabung secara sistematis adalah mengetahui bagaimana caranya dan membuatnya menjadi kebiasaan. Satu hal penting yang harus diperhatikan adalah jadikanlah menabung sebagai prioritas kita.

Sekaranglah kita harus mulai menabung!  Banyak orang yang gagal dalam melakukannya dan tetap saja menabung karena mereka mencoba memaksakan dirinya dengan jalan mengurangi kebutuhan setiap bulan. Mereka memangkas pengeluaran disana sini. Walau sudah melakukan hal itu tetap saja mereka hanya dapat menyisihkan sedikit setiap bulannya. Mungkin ada baiknya pula kita merubah scenario menabung.

Bila dipelajari kita membayar orang lain terlebih dahulu bukannya diri kita dahulu. Kita membayar tukang roti bila kita membeli roti, kita membayar tukang potong rambut langganan kita dll. Tapi pertanyaannya adalah : Kapan kita membayar untuk diri kita sendiri ? Jadi sudah sebaiknya saat ini kita membayar untuk diri sendiri terlebih dulu sebelum kita membayarkannya untuk orang lain. Menurut pakar keuangan, ada jalan di mana kita dapat membayar untuk diri kita sendiri, dengan menyisihkan 10% dari penghasilan setiap bulannya. Bukannya uang yang tersisa dari kebutuhan kita setiap bulannya.

Dengan 10% yang kita sisihkan setiap bulannya, anda akan memelihara seekor angsa bertelur emas yang akan menjadikan kita punya cukup uang. Dengan 10% yang kita sisihkan setiap bulannya, akan membuat kita berkucukupan di masa yang akan datang, di saat masa pensiun datang.

Mengetahui kapan saat yang tepat dan bijak dalam mempergunakan kredit menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Hutang akan selalu mengikuti perubahan kehidupan yang kita jalani. Akan tetapi hutang yang diambil haruslah sejalan dengan tujuan masa depan yang telah kita tentukan. Misalnya saja KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Bila sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan maka hal ini merupakan keputusan yang  bijak. Akan tetapi menggali lubang dengan menggunakan kartu kredit untuk memenuhi gaya hidup yang tidak dapat anda penuhi akan menjadi sangat berbahaya nantinya bagi keuangan keluarga di masa depan. Perhatikan dan pikirkanlah dengan  baik baik sebelum anda berhutang.

Menempatkan dana yang kita sisihkan setiap bulan di bank terdengar seperti keputusan yang bijak. Namun bila ditelaah lebih jauh, hampir seluruh bank saat ini hanya menawarkan tingkat suku bunga kisaran 7 - 8% pertahun tentunya sebelum pajak. Dengan potongan pajak 20% maka rata -rata bunga bank hanya berkisar di 6%an. Bila diperhitungkan tingkat inflasi pertahun, yang berada dikisaran 7% maka tabungan yang kita hasilkan tidak mengimbangi inflasi. Setiap tahun secara nilai bertambah tetapi secara daya beli berkurang.

Itu sebabnya mengapa memilih instrumen investasi yang tepat menjadi sangat penting!

Saya ingin sedikit memberikan ilustrasi berkaitan dengan tingkat suku bunga dan kaitannya dengan jangka waktu investasi. Sebagai contoh, bila saat ini kita memiliki dana Rp 100 juta dan kita menginvestasikan di Deposito dengan tingkat suku bunga 8% pertahun selama 20 tahun. Setelah 20 tahun uang kita akan menjadi Rp. 466 juta (pajak diabaikan).

Bila kita menginvestasikannya diinstrumen investasi yang memberikan bunga 12% maka setelah 20 tahun uang kita akan menjadi Rp. 964 juta (pajak diabaikan). Jadi dengan perubahan tingkat suku bunga dan jangka waktu akan menentukan total dana yang jauh berbeda. Semakin panjang jangka waktu investasi semakin besar perbedaan total dana yang didapat.

Anda bisa kaya dengan kemampuan INOVASI yang ada pada diri anda, yakinkan hal tersebut menjadi kunci sukses anda.
Load disqus comments

0 komentar